INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA
Instrumen untuk Peneliti, Yaitu
Rating Scale
adalah mengukur pertibangan tentang hasil dicapai seseorang baik berupa tingkah laku maupun produk berdasarkan hasil pengamatan (observasi). Pengukurannya biasanya menggunakan angka, dimana tiap angka memiliki nilai tingkah laku tertentu; 5 = sangat baik, 4 = diatas rata-rata, 3 = rata-rata, 2 = dibawah rata-rata.
Rating Scale lebih fleksibel, tidak saja untuk mengukur sikap tetapi dapat juga digunakan untuk mengukur persepsi responden terhadap fenomena lingkungan, seperti skala untuk mengukur status sosial, ekonomi, iptek, instansi dan lembaga, kepuasan pelanggan, produktivitas kerja dan lainnya. Dalam rating scale, yang paling penting adalah kemampuan menerjemahkan alternative jawaban yang dipilih responden.
Pedoman Wawancara
mengemukakan rencana wawancara secara garis besar yang akan dikembangkan secara lebih mendalam pada saat wawancara dilakukan terhadap informan sehingga diharapkan perolehan informasi yang lengkap, aktual dan akurat.
Lembar”Tally”
suatu alat sederhana yang digunakan untuk mencatat dan mengklasifikasi data yang telah diamati, juga merupakan suatu daftar yang mengandung atau mencakup factor-faktor yang ingin diselidiki yang berisi unsure-unsur yang mungkin terdapat dalam situasi atau tingkah laku atau kegiatan individu yang diamati.
Perfomance Checklist
suatu proses pengukuran penilaian Untuk memperoleh data yang berbentuk daftar yang berisi hal – hal yang ingin di laksanakan/di kerjakan dengan memberi tanda cek, Alat ini berupa lembar pencatatan data secara mudah dan sederhana, sehingga menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi, dalam pengumpulan data tersebut.
Catatan Anekdot
adalah catatan otentik hasil observasi, yang menggambarkan tingkah laku seorang ( individu ) atau kelompok. Dengan mempergunakan catatan anekdot kita dapat:
1. Mempermudah pemahaman yang lebih tepat tentang perkembangan individu/kelompok.
2. Memperoleh pemahaman tentang penyebab dari gejala tingkah laku individu/kelompok.
3. Memudahkan dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan individu/kelompok.
CATATAN ANEKDOT
1. Nama Murid : Andi
2. Kelas : 5
3. Tanggal Observasi : 14 Februari 2014
4. Peristiwa : Pada pukul 07.30, semua murid kelas 5 sudah setengah jam mengikuti pelajaran jam pertama. Ketika itu para murid sedang menyimak penjelasan dari guru, tiba-tiba Andi masuk kelas, tanpa terlebih dahulu mengetuk pintu, dia langsung duduk di bangkunya., pakaiannya tampak lusuh dan penampilannya nampak lesu. Pada hari itu, Andi tidak sedikitpun menunjukkan perhatiannya untuk belajar.
Buku Catatan Harian
adalah sebuah catatan pribadi yang berisi kegiatan sehari-hari. Buku harian ini bisa berisi kegitan apa saja. Misalnya, kejadian atau peristiwa yang dialami penulis setiap hari, pikiran atau permasalahan yang sedang dihadapi penulis setiap hari, dan apa saja yang ingin dituliskan ke dalam sebuah media.
INSTUMEN UNTUK SUBJEK PENELITIAN, Yaitu
Kuesioner
merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Serta merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari responden. Kuesioner juga cocok digunakan jika jumlah responden cukup besar dan terssebar diwilayah yang luas, misalnya tentang latar belakang keluarga siswa, kesehatan siswa, tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran, media, dan lain-lain.
Self Checklist
suatu alat sederhana yang digunakan untuk mencatat dan mengklasifikasi data hasil observasi yang dipergunakan seseorang dalam mengamati diri sendiri/pengguna ke dalam daftar cek selain sebagai obsever juga observe, sehingga menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi, dalam pengumpulan data tersebut.
Skala Sikap
Suatu alat tes yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap pre-disposisi atau kecenderungan seseorang untuk melakukan suatu respon terhadap obyek yang disikapi, sehingga kita dapat menilai seseorang namun peneliti harus mempertimbangkan adanya sikap positif dan sikap negatif terhadap pernyataan yang disusun.
Tes Hasil Belajar
yaitu tes yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap tingkat pencapaian terhadap tujuan pembelajaran atau prestasi belajar seseorang .
alat pelaksanaannya secara garis besar alat penilaian dengan teknik tes dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Tes Tertulis
Tes tertulis adalah suatu teknik penilaian yang menuntut jawaban secara tertulis, baik berupa pilihan maupun isian. Tes tertulis dapat digunakan pada ulangan harian atau ulangan tengah dan akhir semester atau ulangan kenaikan kelas. Tes tertulis dapat berbentuk pilihan ganda, menjodohkan, benar-salah, isian singkat, atau uraian (essay).
b. Tes Lisan
Tes lisan adalah teknik penilaian hasil belajar yang pertanyaan dan jawabannya atau pernyataannya atau tanggapannya disampaikan dalam bentuk lisan dan spontan. Tes jenis ini memerlukan daftar pertanyaan dan pedoman pensekoran.
c. Tes Praktik
Tes praktik/perbuatan adalah teknik penilaian hasil belajar yang menuntut peserta didik mendemontrasikan kemahirannya atau menampilkan hasil belajarnya dalam bentuk unjuk kerja. Tes praktik/perbuatan dapat berupa tes identifikasi, tes simulasi dan tes petik kerja. Tes identifikasi dilakukan untuk mengukur kemahiran mengidentifikasi sesuatu hal berdasarkan fenomena yang ditangkap melalui alat indera.
Tes Keterampilan
Yaitu tes yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap keterampilan atau bakat khusus yang dimiliki oleh peserta tes.
Tes Kinerja
Suatu tes/Pemantauan didasarkan pada kinerja (performance) yang ditunjukkan dalam menyelesaikan suatu tugas atau permasalahan yang diberikan. Hasil yang diperoleh merupakan suatu hasil dari unjuk kerja tersebut.
Observasi
Adalah suatu kegiatan pengumpulan data dengan melakukan penelitian langsung terhadap kondisi lingkungan objek penelitian yang mendukung kegiatan penelitian, sehinggga didapat gambaran secara jelas tentang kondisi ojek penelitia tersebut.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar